ARTIKEL BISNIS ELEKTRONIK GLOBAL DAN KOLABORASI
ARTIKEL ILMIAH
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Yananto Mihadi Putra,S.E.,M.Si.,CMA.

Disusun oleh :
Yustika Putri Priandani (43219110058)
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MERCUBUANA
ABSTRAK
Sistem informasi memungkinkan perusahaan untuk
mengelola semua informasi mereka, membuat keputusan yang lebih baik, dan
meningkatkan pelaksanaan proses bisnis yang telah dijalankan. Sedangkan proses
bisnis adalah kumpulan kegiatan yang dibutuhkan untuk menghasilkan suatu produk
atau jasa. Kegiatan ini didukung oleh arus material, informasi, dan pengetahuan
dalam proses bisnis. Sebuah proses bisnis perusahaan dapat menjadi sumber
kekuatan kompetitif jika mereka memungkinkan perusahaan untuk berinovasi atau untuk
mengeksekusi lebih baik dari para pesaingnya.
Teknologi informasi yang baru (up to date) sering
mengubah bagaimana cara bisnis bekerja dan mendukung model bisnis yang memang
baru atau belum pernah terjadi sebelumnya. Dengan menganalisis proses bisnis,
maka dapat mencapai pemahaman yang sangat jelas tentang bagaimana bisnis
benar-benar bekerja. Contoh dalam hal melakukan promosi, pada era globlalisasi
saat ini bagaimana internet selaku media utama dalam hal kita melakukan bisnis
promosi. Dapat dengan mudah melalui beberapa akun media sosial yang kita punya,
dapat mem-posting benda apa saja yang akan kita jual kepada pelanggan kita yang
bukan lain adalah teman atau kerabat kita sendiri. Serta, dengan melakukan
analisis proses bisnis, maka kita juga akan mulai memahami bagaimana cara
mengubah bisnis dengan meningkatkan proses untuk membuatnya lebih efisien atau
efektif dan dapat menarik minat para pelanggan juga.
BAB I
PENDAHULUAN
Suatu
sistem informasi dan teknologi selain dapat digunakan oleh perusahan untuk melakukan
hubungan dan koordinasi dengan karyawan,konsumen,pemasok dan mitra logistik
yaitu melalui sistem jaringan digital dan internet. Selain untuk
komunikasi,jaringan internet sangat aktif digunakan untuk berbisnis secara
elektronik seperti dalam istilah bisnis elektronik dan perdagangan elektronik.
Perlu
anda ketahui bahwa ecommerce merupakan bagian dari e-business yang berhubungan
dengan pembelian dan penjualan barang dan jasa melalui internet. Hal ini juga
mencakup kegiatan yang mendukung tentang transaksi di pasar,seperti periklanan,pemasaran,dukungan
konsumen,keamanan,pengiriman dan pembayaran. Peran penerapan yang dapat diambil
dari system ecommerce menurut saya adalah dapat membantu atau mempermudah dalam
jalannya bisnis suatu perusahaan agar tetap berjalan sesuai dengan perencanaan
atau ketetapan yang telah disahkan sebelumnya walaupun dalam masa pandemic
seperti ini tetap dapat melaksanakan pengelolaan perusahaan yang dapat
memberikan manfaat bagi perusahaan karena tetap mendapatkan keuntungan dari
diadakannya periklanan,pemasaran,dukungan konsumen,keamanan,pengiriman dan pembayaran
yang nantinya akan menunjang kehidupan suatu perusahaan agar tetap sejahtera
dan mensejahterakan para anggotanya atau para karyawannya. Sistem e-commerce
yang digunakan suatu perusahaan juga dapat memperkuat suatu perusahaan akibat
pada di era sekarang yang serba digital akan mempermudah pengoperasian
perusahaan yang akan membuat perusahaan dapat tetap eksis didunia yang
persaingannya akan semakin ketat.
BAB II
LITERATUR TEORI
Bisnis
elektronik global adalah suatu bisnis yang dijalankan dengan menggunakan
teknologi digital dan internet untuk mewadahi seluruh kegiatan yang mendukung
pengembangan dan kemajuan di suatu perusahaan yang nantinya akan dapat diakses
melalui web ataupun aplikasi yang membutuhkan internet, dimana web atau
aplikasi tersebut dapat diakses oleh siapapun atau public umum dimanapun berada.
BAB III
PEMBAHASAN
BISNIS ELEKTRONIK DAN KERJASAMA GLOBAL
Bisnis global sekarang ini sudah berkembang. Oleh karena itu, untuk menunjang
bisnis dan kerjasama global tentunya dibutuhkan informasi yang berkualitas dan
juga teknologi yang canggih. Dengan adanya kemajuan sistem informasi dan
teknologi yang kita miliki, maka kita biasa mancari infromasi secara cepat dan
mudah serta kita dapat bersaing atau berkerjasama dengan perusahaan dunia
lainnya.
A. Proses
Bisnis dan Sistem Informasi
Proses bisnis adalah
seperangkat aktivitas yang berhubungan secara logis yang dimana suatu pekerjaan
terorganisir, terkoordinasi, dan fokus untuk menghasilkan produk atau jasa yang
memiliki nilai. Proses bisnis adalah aliran kerja yang kongkret dari bahan
baku, informasi dan pengetahuan. Proses ini juga tergantung pada seberapa
baik bisnis dirancang dan dikoordinasikan selain itu juga menjadi sebuah
kekuatan kompetitif perusahaan.
Setiap proses bisnis
saling terkait dengan area fungsional tertentu. Meskipun setiap fungsi
bisnis utama memiliki serangkaian proses bisnisnya sendiri, banyak proses
bisnis lainnya mencapai efisiensi yang besar dengan mengotomatiskan bagian
proses ini atau dengan membantu mendesain ulang dan mempersingkat proses
tersebut. Perusahaan dapat menjadikan lebih fleksibel dan efisien dengan
mengoordinasikan proses bisnisnya secara dekat, dan dalam beberapa hal,
mengintegrasikan proses ini sehingga berfokus pada manajemen sumber daya dan
layanan pelanggan yang efisien.
B. Jenis-Jenis Sistem Informasi
Sistem-sistem dikelompok pada manajemen
yang berbeda, yaitu:
a. Sistem Pemrosesan
Transaksi (transaction processing system – TPS)
Sistem komputerisasi
yang mengoperasikan dan mencatat transaksi rutin harian yang diperlukan untuk
melacak kegiatan SD dan transaksi organisasi, seperti penjualan, penerimaan,
deposito kas, penggajian, keputusan kredit, dan aliran bahan di pabrik.
Para manager membutuhkan ini untuk memantau status operasi di dalam
perusahaan, beserta hubungan perusahaan dengan lingkungan eksternal.
b. Sistem untuk Intelijen
Bisnis (business intelligence)
Perangkat lunak
mengorganisasi, menganalisis, dan menyediakan akses kepada data untuk membantu
manajer dan pengguna lain dalam suatu perusahaan dalam membuat keputusan yang
lebih berdasarkan informasi. Intelijensi bisnis menunjukkan segala hal yang
dibutuhkan dalam pengambilan keputusan pada setiap tingkat manajemen. Sistem
ini membantu manajemen tingkat menengah membantu dengan cara memantau,
mengontrol, mengambil keputusan dan melakukan kegiatan- kegiatan administratif.
Sistem Informasi
Manjemen (SIM) merangkum dan menyusun laporan mengenai kegiatan operasional
dasar perusahaan menggunakan data yang disediakan dari sistem pemrosesan
transaksi.
Beberapa jenis sistem
intelijen bisnis mendukung lebih banyak pengambilan keputusan tanpa
pengulangan.
· Sistem
Pendukung Keputusan (decision support system – DSS) berfokus
pada masalah – masalah yang unik dan cepat berubahdan tanpa pengulangan
(non-routine) seperti SIM.
· Sistem
Pendukung Eksekutif (executive support eksekutif - ESS) membantu
manajemen senior dalam mewujudkan keputusan-keputusan yang telah dibuat. Berupa
grafik dan data dari banyak sumber untuk mempermudah manjemen senior. ESS
dirancang untuk menggabungkan data kejadian-kejadian dari luar perusahaan
seperti perpajakan serta merangkum dalam melalui SIM dan DSS.
C. Sistem untuk Membuat Perusahaan Saling Terhubung
Sistem lama memiliki
tantangan dalam berkomunikasi antar satu sistem dengan yang lainnya serta untuk
bekerja sama sebagai satu kesatuan sistem perusahaan yang terintegrasi. Oleh
karena itu dibutuhkan implementasi aplikasi perusahaan (enterprise
application) merupakan sistem yang menjangkau seluruh area fungsional,
berfokus pada pelaksanaan proses bisnis yang terjadi di seluruh perusahaan dan
menjangkau seluruh tingkat manajemen. Aplikasi perusahaan membantu perusahaan
lebih fleksibel, produktif, dan proses bisnis yang lebih singkat.
Ada 4 (empat) kategori
utama aplikasi perusahaan :
a) Sistem
Perusahaan (enterprise system) atau Perencanaa Sumber Daya
Perusahaan (ERP) untuk mengintegrasikan proses bisnis pada area
manufaktur dan produksi, keuangan dan akuntansi, penjualan dan pemasaran serta
sumber daya manusia ke dalam sebuah system perangkat lunak.
b) Sistem
Manajemen Rantai Pasokan (supply chain management - SCM) sistem
ini membantu pemasok, perusahaan pembeli, distributor, dan perusahaan logistik
berbagi informasi.
c) Sistem
Manajemen Hubungan Pelanggan (customer relationship management system –
CRM) untuk mengelola hubungan mereka dengan pelanggan.
d) Sistem
Manajemen Pengetahuan (knowledge management system – KMS) Intranet
dan Ekstranet juga dapat mebantu proses bisnis perusahan selain itu
perkembangan E-Bussines , E-Commerce dan E-Government juga merubah hubungan
perusahaan dengan pihak yang berkepentingan.
D. Sistem untuk Kolaborasi dan Bisnis Jejaring
Sosial
Untuk menambahkan sistem
yang sudah ada sebuah organisai membutuhkan sebuah system khusus contohnya
kolaborasi. Kolaborasi (collaboration) adalah bekerja
bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama yang jelas. Tim memiliki sebuah misi
khusus yang diberikan oleh seseorang daolam suatu organisasi bisnis. Alasan
kolaborasi dan kerjasama tim adalah :
1. Mengubah
sifat pekerjaan
2. Pertumbuhan
bidang pekerjaan professional
3. Mengubah
struktur organisasi perusahaan
4. Mengubah
ruang lingkup perusahaan
5. Menitikberatkan
pada inovasi
6. Mengubah
budaya kerja dan bisnis
Bisnis Jejaring
Sosial (social business) banyak digunakan untuk
meningkatkan kolaborasi seperti Facebook, Twitter, dan perangkat sosial
lainnya. Tujuan adalah untuk memperdalam interaksi dengan kelompok-kelompok
dari dalam dan luar perusahaan guna memeperlancar dan memperbaiki
pendistribusian informasi, inovasi dan pengambilan keputusan.
Beberapa contoh perangkat lunak yang
digunakan adalah :
a. Surel
dan Pesan Instant (Instant Messsaging – IM)
b. Wiki
c. Virtual
Words / Jejaring Sosial
Platform Kolaborasi dan Bisnis Jejaring
Sosial
Pemilihan yang tepat
serta evaluasi secara berkala dibutuhkan untuk menentukan perangkat kolaborasi
dan jejaring sosial.
· Virtual
Meeting Systems (Sistem Pertemuan Virtual) seperti video conferencing
dan web conferencing serta bisa menggunakan telepresence
· Google
Apps/Google Sites and Cloud Collaboration Services. Cyberlocker adalah
layanan berbagai file secara online.
· Microsoft
SharePoint
· Lotus
Notes adalah kemampuan perangkat lunak jejaring sosial dalam
perusahaan dapat digunakan untuk membuat profil anggota, mempermudah content
sharing, arus informasi secara realtime, area kerja tim dan kelompok,
tagging dan social bookmarking serta izin dan
privasi.
Adapun manfaat usaha kerjasama,
diantaranya:
1.
Produktivitas Orang yang bekerja sama dapat menyelesaikan tugas yang kompleks lebih
cepat dari jumlah orang yang sama yang bekerja di isolasi dari satu sama lain.
2.
Kualitas Orang yang bekerja sama dapat berkomunikasi kesalahan, dan benar
tindakan cepat, ketika mereka bekerja bersama-sama daripada jika mereka bekerja
di
3.
Inovasi Orang yang bekerja sama dalam kelompok bisa datang
dengan lebih ide-ide inovatif untuk produk, layanan, dan administrasi dari
jumlah yang sama bekerja di isolasi dari satu sama lain.
4.
Layanan pelanggan Orang yang bekerja sama dalam tim dapat menyelesaikan
keluhan pelanggan dan masalah lebih cepat dan lebih efektif daripada jika
mereka bekerja di isolasi dari satu sama lain.
5.
Kinerja keuangan (profitabilitas, Sebagai hasil dari semua hal di atas, perusahaan
kolaboratif telah penjualan, dan pertumbuhan penjualan) pertumbuhan penjualan
yang unggul dan kinerja keuangan.
E. Fungsi Sistem Informasi di Dalam Bisnis
Sistem Informasi di
sebuah perusahaan biasanya berada dalam naungan Departemen Sistem Informasi.
Didalam departemen ini biasanya terdapat :
- Pemrogram (programmer)
- Analisis
System
- Manajer
system informasi
- Direktur
Informasi (chief information officer – CIO)
- Direktur
keamanan system informasi (chief security office – CSO)
- Chief
privacy officer – CPO
- Chief
knowledge officer – CKO
- Pengguna
akhir (end user)
F. Bisnis Elektronik (E-Business) dan Perdagangan
Elektronik (E-Commerce)
Proses bisnis adalah
seperangkat aktivitas yang berhubungan secara logis yang dimana suatu pekerjaan
terorganisir, terkoordinasi, dan fokus untuk menghasilkan produk atau jasa yang
memiliki nilai. Proses bisnis adalah aliran kerja yang kongkret dari bahan
baku, informasi dan pengetahuan. Proses ini juga tergantung pada seberapa
baik bisnis dirancang dan dikoordinasikan selain itu juga menjadi sebuah
kekuatan kompetitif perusahaan.
Perdagangan elektronik atau yang biasa
disebut E-commerce merupakan suatu cara penyebaran, penjualan, pemasaran barang
dan jasa melalui sistem elektronik atau dengan kata lain terhubung dengan
jaringn internet atau televisi yang memungkinkan seluruh dunia melihat ap yang
ditampilkan. Dengan E-commerce, memungkinkan pengguna melakukan kegiatan
transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem inventori dan
pengumpulan data otomatis.
E-commerce merupakan hal
yang tidak terlepas dari E-bussines, dimana cakupan E-bussines lebih luas tidak
sebatas perniagaan tetapi juga pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan
nasabah, lowongan kerja, dll. E-commerce juga membutuhkan teknologi lain selain
jaringan komputer, yakni teknologi basisdata, teknologi non komputer lain
seperti sistem pengiriman barang dan alat pembayaran untuk E-commerce ini.
a. Perdagangan Elektronik
(E-Commerce) di Indonesia
1.
Iklan Baris, merupakan salah satu bentuk
e-commerce yang tergolong sederhana, bisa dianggap sebagai evolusi dari iklan
baris yang biasanya ditemui di koran-koran ke dalam dunia online. Penjual yang
menggunakan social media atau forum untuk beriklan, biasanya tidak bisa
langsung menyelesaikan transaksi pada website yang bersangkutan. Namun penjual
dan pembeli harus berkomunikasi secara langsung untuk bertransaksi. Contoh
iklan baris: OLX.co.id (sebelumnya Tokobagus), Berniaga, dan FJB-Kaskus.
2.
Retail, merupakan jenis e-commerce yang
dimana semua proses jual-beli dilakukan melalui sistem yang sudah diterapkan
oleh situs retail yang bersangkutan. Oleh karena itu, kegiatan jual-beli di
retail relatif aman, namun biasanya pilihan produk yang tersedia tidak terlalu
banyak, atau hanya fokus ke satu-dua kategori produk. Contoh retail: Berrybenzka,
Zalora, dan Lazada.
3.
Marketplace, bisa dianggap sebagai
penyedia jasa mall online, namun yang berjualan bukan penyedia website,
melainkan anggota-anggota yang mendaftar untuk berjualan di website marketplace
yang bersangkutan. Marketplace umumnya menyediakan lapisan keamanan tambahan
untuk setiap transaksi yang terjadi, seperti sistem pembayaran escrow atau
lebih umum dikenal sebagai rekening bersama. Jadi setiap terjadi transaksi di
dalam sistem marketplace tersebut, pihak marketplace akan menjadi pihak ketiga
yang menerima pembayaran dan menjaganya hingga produk sudah dikirimkan oleh
penjual dan diterima oleh pembeli. Setelah proses pengiriman selesai, barulah
uang pembayaran diteruskan ke pihak penjual.
Dalam banyak kasus,
sebuah perusahaan e-commerce bisa bertahan tidak hanya
mengandalkan kekuatan produk saja, tapi dengan adanya tim manajemen yang
handal, pengiriman yang tepat waktu, pelayanan yang bagus, struktur organisasi
bisnis yang baik, jaringan infrastruktur dan keamanan, desain situs web yang
bagus, beberapa faktor yang termasuk:
1.
Menyediakan harga kompetitif
2.
Menyediakan jasa pembelian yang tanggap,
cepat, dan ramah.
3.
Menyediakan informasi barang dan jasa yang
lengkap dan jelas.
4.
Menyediakan banyak bonus seperti kupon,
penawaran istimewa, dan diskon.
5.
Memberikan perhatian khusus seperti usulan
pembelian.
6.
Menyediakan rasa komunitas untuk berdiskusi, masukan dari
pelanggan, dan lain-lain.
7.
Mempermudah kegiatan perdagangan
b. Manfaat dari perdagangan melalui jaringan elektronik, yaitu :
Dari segi pengelompokkan
manfaatnya, dapat dilihat dari :
· Keuntungan bagi perusahaan
a. Perluasan jaringan mitra bisnis.
b. Efisien.
c. Perluasan pasar.
d. Memperpendek Jarak
· Keuntungan Bagi Konsumen
a. Efektif. Konsumen dapat memperoleh informasi tentang
produk atau jasa yang dibutuhkan dan bertransaksi dengan cara cepat dan murah.
b. Aman secara fisik. Konsumen tidak perlu mendatangi
toko tempat perusahaan menjajakan barangnya dan ini memungkinkan konsumen dapat
bertransaksi dengan aman sebab didaerah-daerah tertentu mungkin sangat
berbahaya jika berkendaraan dan membawa uang tunai dalam jumlah yang sangat
besar.
c. Fleksibel. Konsumen dapat melakukan transaksi dari
berbagai lokasi, baik dari rumah, kantor, warnet atau tempat lainnya.
· Keuntungan Bagi Masyarakat Umum
a. Mengurangi Polusi dan Pencemaran Lingkungan.
b. Membuka Peluang Kerja Baru.
c. Menguntungkan Dunia Akademis.
d. Meningkatkan Kualitas Sumber daya Manusia
Banyak hal positif dari
e-commerce yang dapat diperoleh oleh perusahaan atau perorangan, akan tetapi
terlepas dari itu semua, ada hal-hal atau permasalahan yang perlu diperhatikan
dalam e-commerce. Berikut ini adalah beberapa masalah yang terjadi dalam dunia
e-commerce :
·
Penipuan dengan cara pencurian
identitasTidak sampainya barang kepada pelanggan
·
Rentan masalah jika melakukan pembayaran
elektronik
·
Tidak sampainya barang ke pelanggan
·
Hukum yang tidak tegas
G. Sistem untuk Kolaborasi dan Kerja Sama Tim
Aplikasi
perusahaan (enterprise application) merupakan sistem yang menjangkau seluruh area fungsional, berfokus
pada pelaksanaan proses bisnis yang terjadi di seluruh perusahaan dan
menjangkau seluruh tingkat manajemen. Aplikasi perusahaan membantu perusahaan
lebih fleksibel, produktif, dan proses bisnis yang lebih singkat.
Kolaborasi (collaboration) adalah bekerja bersama-sama untuk
mencapai tujuan bersama yang jelas. Tim memiliki sebuah misi khusus yang
diberikan oleh seseorang dalam suatu organisasi bisnis. Alasan kolaborasi dan
kerjasama tim adalah :
1. Mengubah
sifat pekerjaan
2. Pertumbuhan
bidang pekerjaan professional
3. Mengubah
struktur organisasi perusahaan
4. Mengubah
ruang lingkup perusahaan
5. Menitikberatkan
pada inovasi
6. Mengubah
budaya kerja dan bisnis
Bisnis Jejaring
Sosial (social business) banyak digunakan
untuk meningkatkan kolaborasi seperti Facebook, Twitter, dan perangkat sosial
lainnya. Tujuan adalah untuk memperdalam interaksi dengan kelompok-kelompok
dari dalam dan luar perusahaan guna memeperlancar dan memperbaiki
pendistribusian informasi, inovasi dan pengambilan keputusan. Beberapa contoh
perangkat lunak yang digunakan adalah :
· Surel
dan Pesan Instant (Instant Messsaging – IM)
· Wiki
· Virtual
Words / Jejaring Sosial
a. Platform Kolaborasi dan
Bisnis Jejaring Sosial
Pemilihan yang tepat
serta evaluasi secara berkala dibutuhkan untuk menentukan perangkat kolaborasi
dan jejaring sosial.
· Virtual
Meeting Systems (Sistem Pertemuan Virtual) seperti video conferencing
dan web conferencing serta bisa menggunakan telepresence
· Google
Apps/Google Sites and Cloud Collaboration Services. Cyberlocker adalah
layanan berbagai file secara online.
· Microsoft
SharePoint
· Lotus
Notes adalah kemampuan perangkat lunak jejaring sosial dalam
perusahaan dapat digunakan untuk membuat profil anggota, mempermudah content
sharing, arus informasi secara realtime, area kerja tim dan kelompok,
tagging dan social bookmarking serta izin dan
privasi.
b. Manfaat Usaha Kerjasama
1. Produktivitas Orang
yang bekerja sama dapat menyelesaikan tugas yang kompleks lebih cepat dari
jumlah orang yang sama yang bekerja di isolasi dari satu sama lain.
2. Kualitas Orang
yang bekerja sama dapat berkomunikasi kesalahan, dan benar tindakan cepat,
ketika mereka bekerja bersama-sama daripada jika mereka bekerja perorangan.
3. Inovasi Orang
yang bekerja sama dalam kelompok bisa datang dengan lebih ide-ide inovatif
untuk produk, layanan, dan administrasi dari jumlah yang sama bekerja di
isolasi dari satu sama lain.
4. Layanan
pelanggan Orang yang bekerja sama dalam tim dapat
menyelesaikan keluhan pelanggan dan masalah lebih cepat dan lebih efektif
daripada jika mereka bekerja di isolasi dari satu sama lain.
5. Kinerja
keuangan (profitabilitas, Sebagai hasil dari semua hal di atas,
perusahaan kolaboratif telah penjualan, dan pertumbuhan penjualan) pertumbuhan
penjualan yang unggul dan kinerja keuangan.
KESIMPULAN
Kesimpulan yang didapat
yaitu Bisnis elektronik
global adalah suatu bisnis
yang
dijalankan dengan menggunakan teknologi
digital dan internet untuk mewadahi seluruh kegiatan yang mendukung
pengembangan
dan
kemajuan
disuatu
perusahaan. Bisnis elektronik,
atau disebut dengan e-business juga termasuk perdagangan
elektronik, atau e-commerce. Kolaborasi merupakan sebuah kerjasama dengan orang
lain untuk mencapai suatu tujuan bersama secara eksplisit. Kolaborasi fokus
terhadap penyelesaian tugas atau misi yang biasanya terjadi di dalam sebuah
bisnis atau organisasi dan di antara pelaku bisnis. Dan kita sebagai generasi
berikutnya harus tetap terus meningkatkan
bisnis elektronik global
dunia dan ikut
berkontribusi dan berkolaborasi
didalamnya agar bisa tercapai seluruh rencana dan tujuan dari suatu perusahaan.
Kesimpulan
yang didapat yaitu Bisnis elektronik global adalah suatu bisnis yang dijalankan
dengan menggunakan teknologi digital dan internet untuk mewadahi seluruh
kegiatan yang mendukung pengembangan dan kemajuan disuatu perusahaan. Bisnis
elektronik atau disebut juga dengan e-business juga termasuk perdagangan
elektronik juga e-commerce. Kolaborasi merupakan sebuah kerjasama dengan orang
lain untuk mencapai suatu tujuan bersama secara eksplisit. Kolaborasi fokus
terhadap penyelesaian tugas atau misi yang biasanya terjadi didalam sebuah bisnis
atau organisasi dan diantara pelaku bisnis. Dan kita sebagai generasi berikutnya
harus tetap terus meningkatkan bisnis elektronik global dunia dan ikut
berkontribusi dan berkolaborasi didalamnya agar bisa tercapai seluruh rencana
dan tujuan dari suatu perusahaan.
DAFTAR PUSTAKA
Putra,Y.M (2020). Bisnis Elektronik Global dan Kolaborasi. Modul
Kuliah Sistem Informasi Manajemen. FEB-Universitas Mercubuana: Jakarta.
http://faishalrachmanf.blog.upi.edu/2015/09/27/e-bisnis-global-dan-kolabrorasi/
https://www.researchgate.net/publication/344203003_ARTIKEL_BISNIS_ELEKTRONIK_GLOBAL_DAN_KOLABORASI
https://trysutriani.blogspot.com/2019/02/bisnis-elektronik-dan-kerjasama-global.html
https://adityaputra813266362.wordpress.com/2017/12/10/chapter-2-sistem-informasi-manajemen/
Komentar
Posting Komentar