Artikel Sistem Informasi Manajemen
ARTIKEL ILMIAH
PENGANTAR SISTEM INFORMASI
Yananto Mihadi
Putra,S.E.,M.Si.,CMA.

Disusun oleh :
Yustika Putri Priandani
(43219110058)
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS MERCUBUANA
ABSTRAK
Banyak aktifitas
manusia yang berhubungan
dengan sistem informasi,
entah disadari atau tidak, sistem informasi telah banyak membantu manusia. Perlu diketahui
bahwa sistem informasi tidak harus selalu berbentuk kompleks. Perlu diketahui
bahwa sistem informasi tidak harus selalu berbentuk kompleks. Kemampuan-kemampuan
ini mendukung sasaran bisnis yang mencakup peningkatan produktivitas,pengurangan
biaya,peningkatan pengambilan keputusan,peningkatan layanan ke pelanggan,pengembangan
aplikasi-aplikasi strategis lainnya.
Sesungguhnya
yang dimaksud dengan sistem
informasi tidak harus melibatkan
komputer. Sistem informasi yang menggunakan komputer disebut sistem informasi
berbasis komputer (Computer-Based Information System atau CBIS).
BAB I
PENDAHULUAN
Informasi
merupakan salah satu hal yang harus dipenuhi oleh umat manusia, karena
informasi merupakan suatu kebutuhan primer. Tanpa informasi internal maupun
eksternal, sulit bagi para menajer untuk mengambil berbagai keputusan dalam
perusahaan. Sistem
informasi manajemen telah ada jauh sebelum teknologi informasi yang berbasiskan
komputer hadir. Akan tetapi dengan adanya komputer sebagai salah satu bentuk
revolusi dalam teknologi informasi, komputer telah dengan menakjubkan mampu
memproses data secara cepat dan akurat bahkan menyajikan informasi yang tidak
memerlukan waktu berhari-hari bahkan berminggu-minggu untuk mengolahnya.
Peran
Sistem Informasi Manajemen akan lebih terasa bagi perusahaan-perusahaan besar. kebutuhan untuk
mengumpulkan data dan informasi secara skala besar dan dalam waktu yang cepat
lebih dirasakan kepentinganya berbanding dengan perusahaan-perusahaan menengah
apalagi kecil. dalam
aplikasinnnya suatu perusahaan perlu mempertimbangkan kepentingan penggunaan
sistem informasi ini diantaranya berdasarkan dari skala perusahaan, jumlah
tenaga kerja, pola komunikasi serta jaringan perusahaan dalam dunia bisnis
dalam lingkungannya.
BAB
II
LITERATUR
TEORI
1. Sistem
Sistem adalah
sekumpulan elemen yang
saling terkait atau
terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan. Ada
beberapa elemen yang membentuk sebuah
system yaitu :
1.
Tujuan
2.
Masukan
3.
Keluaran
4.
Proses
5.
Mekanisme pengendalian, dan
6.
Umpan balik
A. Tujuan
Setiap sistem mempunyai tujuan
(goal) entah hanya
satu atau mengkin banyak.
Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem, Tanpa tujuan
sistem menjadi tak terarah dan terkendali.
B. Masukan
Masukan
(input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya
menjadi bahan untuk diproses
C. Proses
Proses merupakan
bagian yang melakukan
perubahan atau transformasi
dari masukan menjadi keluaran
yang berguna misalnya berupa
informasi dan produk,
tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna
misalnya sisa pembuangan dan limbah.
Pada sistem
informasi, proses dapat
berupa suatu tindakan
yang bermacam-macam, meringkas
data, melakukan perhitungan dan mengurutkan data merupakan beberapa contoh
proses.
D. Keluaran
Keluaran (output) merupakan hasil dari
pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan
laporan dan sebagainya.
E. Mekanisme Pengendalian dan Umpan
Balik
Mekanisme pengendalian
(control mechanism)
diwujudkan dengan menggunakan umpan balik
(feedback), yang mencuplik
keluaran. Umpan balik
ini digunakan untuk mengendalikan baik
masukan maupun proses.
Tujuannya adalah untuk
mengatur agar sistem berjalan
sesuai dengan tujuan.
2. Komponen Sistem Informasi
Dalam suatu sistem
informasi terdapat komponen-komponen seperti :
- Perangkat keras
(hardware) : mencakup piranti-piranti fisik
seperti komputer dan printer.
- Perangkat lunak
(software) atau program : sekumpulan instruksi yang
memungkinkan perangkat keras untuk dapat memproses data.
- Prosedur :
sekumpulan aturan yang dipakai untuk
mewujudkan pemrosesan data dan pembangkitan keluaran
yang dikehendaki.
- Orang : semua pihak yang
bertanggung jawab dalam pengembangan sistem informasi,
pemrosesan dan penggunaan keluaran sistem informasi.
- Basis data
(database) : sekumpulan table ,hubungan
dan lain-lain yang berkaitan dengan penyimpan data.
- Jaringan komputer
dan komunikasi data : sistem
penghubung yang memungkinkan sesumber (resources) dipakai
secara bersama atau diakses oleh sejumlah pemakai.
3. Arsitektur Informasi
Ada beberapa definisi
tentang arsitektur informasi :
- Arsitektur informasi
adalah bentuk khusus yang menggunakan
teknologi informasi dalam organisasi untuk
mencapai tujuan-tujuan atau fungsi-fungsi
yang telah dipilih. (Laudon 1998).
- Arsitektur
Informasi adalah desain sistem komputer
secara keseluruhan (termasuk sistem jaringan)
untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan organisasi
yang spesifik. (Zwass.1998)
BAB
III
PEMBAHASAN
A.
Komponen Sistem Informasi
Komponen sistem informasi yang disebut blok bangunan
yaitu :
blok
masukan, blok model, blok keluaran, blok teknologi, blok basis data dan blok
kendali. Keenam blok tersebut saling berinteraksi satu dengan yang lainnya
membentuk satu kesatuan untuk mencapai sasarannya.
·
Blok masukan
Mewakili
data yang masuk ke dalam sistem informasi, termasuk metode dan media untuk
memperoleh data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumen dasar.
·
Blok model
Terdiri
dari kombinasi prosedur, logika dan model matematik yang akan
memanipulasi/mentranspormasi data masukan dan data yang tersimpan dalam basis
data untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan.
·
Blok keluaran
Produk
dari sistem informasi adalah keluaran berupa informasi yang berkualitas
·
Blok teknologi
Merupakan
kotak alat (tool-box) dalam sistem informasi. Teknologi terdiri dari 3 bagian
utama yaitu teknisi(brainware), perangkat lunak (software) dan perangkat keras
(hardware). Teknisi dapat berupa orang-orang yang mengetahui teknologi dan
membuatnya beroperasi (operator komputer, pemrogram, operator pengolah data,
spesialis telekomunikasi, analis sistem). Teknologi perangkat lunak berupa
aplikasi-aplikasi perangkat lunak (program). Teknologi perangkat keras berupa
teknologi masukan (semua perangkat yang digunakan untuk menangkap data seperti
: keyboard, scanner, barcode), teknologi keluaran (perangkat yang dapat
menyajikan informasi yang dihasilkan seperti : monitor, printer), teknologi
pemroses (komponen CPU), teknologi penyimpanan (semua peralatan yang digunakan
untuk menyimpan data seperti : magnetik tape, magnetik disk, CD) dan teknologi
telekomunikasi (teknologi yang memungkinkan hubungan jarak jauh seperti
internet dan ATM)
·
Blok basis
data
Merupakan
kumpulan dari file data yang saling berhubungan yang diorganisasi sedemikian
rupa agar dapat diakses dengan mudah dan cepat.
·
Blok kendali
Pengendalian
perlu dirancang dan diterapkan untuk menyakinkan bahwa hal-hal yang dapat
merusak sistem dapat dicegah atau bila terlanjur terjadi kesalahan dapat langsung
diatasi.
B. JENIS-JENIS SISTEM INFORMASI
Sistem informasi dikembangkan untuk tujuan yang
berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan bisnis. Sistem informasi dapat dibagi
menjadi beberapa bagian (gambar:1):
1.
Transaction Processing Systems (TPS)
TPS adalah sistem informasi yang terkomputerisasi
yang dikembangkan untuk memproses data dalam jumlah besar untuk transaksi
bisnis rutin seperti daftar gaji dan inventarisasi.
2.
Office Automation Systems (OAS) dan Knowledge Work Systems (KWS)
OAS dan KWS bekerja pada level knowledge. OAS
mendukung pekerja data, yang biasanya tidak menciptakan pengetahuan baru
melainkan hanya menganalisis informasi sedemikian rupa untuk mentransformasikan
data atau memanipulasikannya dengan cara-cara tertentu sebelum menyebarkannya
secara keseluruhan dengan organisasi dan kadang-kadang diluar organisasi. KWS mendukung para pekerja profesional seperti
ilmuwan, insinyur dan doktor dengan membantu menciptakan pengetahuan baru dan
memungkinkan mereka mengkontribusikannya ke organisasi atau masyarakat.
3.
Sistem Informasi Manajemen (SIM)
SIM tidak menggantikan TPS , tetapi mendukung
spektrum tugas-tugas organisasional yang lebih luas dari TPS, termasuk analisis
keputusan dan pembuat keputusan. SIM menghasilkan informasi yang digunakan
untuk membuat keputusan, dan juga dapat membatu menyatukan beberapa fungsi
informasi bisnis yang sudah terkomputerisasi (basis data).
4.
Decision Support Systems (DSS)
DSS hampir sama dengan SIM karena menggunakan basis
data sebagai sumber data. DSS bermula dari SIM karena menekankan pada fungsi
mendukung pembuat keputusan diseluruh tahap-tahapnya, meskipun keputusan aktual
tetap wewenang eksklusif pembuat keputusan.
5.
Sistem Ahli (ES) dan Kecerdasan Buatan (AI)
AI adalah memahami bahasa alamiahnya dan
menganalisis kemampuannya untuk berfikir melalui problem sampai kesimpulan
logiknya. Sistem ahli menggunakan pendekatan-pendekatan pemikiran AI untuk
menyelesaikan masalah serta memberikannya lewat pengguna bisnis. Sistem ahli
(juga disebut knowledge-based systems) secara efektif menangkap dan menggunakan
pengetahuan seorang ahli untuk menyelesaikan masalah yang dialami dalam suatu
organisasi. Komponen dasar sistem ahli adalah knowledge-base yaikni suatu mesin
interferensi yang menghubungkan pengguna dengan sistem melalui pengolahan
pertanyaan lewat bahasa terstruktur dan anatarmuka pengguna.
6.
Group Decision Support Systems (GDSS) dan Computer-Support Collaborative Work
Systems (CSCW)
GDSS dimaksudkan untuk membawa kelompok bersama-sama
menyelesaikan masalah dengan memberi bantuan dalam bentuk pendapat, kuesioner,
konsultasi dan skenario. Kadang-kadang GDSS disebut dengan CSCW yang mencakup
pendukung perangkat lunak yang disebut dengan “groupware” untuk kolaborasi tim
melalui komputer yang terhubung dengan jaringan.
7.
Executive Support Systems (ESS)
ESS tergantung pada informasi yang dihasilkan TPS
dan SIM dan ESS membantu eksekutif mengatur interaksinya dengan lingkungan
eksternal dengan menyediakan grafik-grafik dan pendukung komunikasi di
tempat-tempat yang bisa diakses seperti kantor.
C. KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
1).
Sistem
Sistem
dapat dijelaskan dengan sederhana sebagai seperangkat elemen yang digabungkan
satu dengan lainnya untuk suatu tujuan bersama.
2).
Informasi
Data harus dibedakan dari informasi,
dan perbedaan ini jelas serta penting untuk maksud kita. Data adalah fakta dan
angka yang tidak sedang digunakan pada proses keputusan, dan biasanya berbentuk
catatan historis yang dicatat dan diarsipkan tanpa maksud untuk segera diambil
kembali untuk pengambilan keputusan. Informasi terdiri dari data yang telah
diambil kembali, diolah, atau sebaliknya digunakan untuk tujuan informatif atau
kesimpulan, argumentasi, atau sebagai dasar untuk peramalan atau pengambilan
keputusan.
3).
Manajemen
Manajmen
adalah ilmu dan seni mengatur proses pemanfaatan sumber daya manusia dan
sumber-sumber lainnya secara efektif dan efisien untuk mencapai suatu tujuan
tertentu. Manajemen pada umumnya dikaitkan dengan aktifitas-aktifitas
perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, penempatan, pengarahan,
pemotivasian, komunikasi, dan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh setiap
organisasi dengan tujuan untuk mengkoordinasikan berbagai sumber daya yang
dimiliki oleh perusahaan sehingga akan dihasilkan suatu produk atau jasa secara
efisien.
Jadi dapat disimpulkan dari
pendapat-pendapat para ahli diatas bahwa kegiatan Manajemen meliputi 4 Fungsi
yaitu POAC ( Planning, Organizing, Actuating, and Controlling )
4).
Sistem Informasi Manajemen
Sistem informasi manajemen adalah
suatu kelompok orang, seperangkat pedoman dan petunjuk, peralatan pengolah data
( seperangkat elemen ) memilih, menyimpan, mengolah dan mengambil kembali data
( mengoperasikan data dan barang ) untuk mengurangi ketidakpastian pada
pengambilan keputusan ( mencari tujuan bersama ) dengan menghasilkan informasi
untuk manajer pada waktu mereka dapat menggunakannya dengan paling efisian (
menghasilkan informasi menurut waktu rujukan ). Dalam Encyclopedia Of
Management disebutkan bahwa SIM merupakan suatu proses pendekatan yang
direncanakan dan disusun untuk memberikan bantuan kepada pimpinan dalam proses
Manajerial. Dari beberapa pengertian SIM diatas dapat disimpulkan bahwa SIM
merupakan jaringan prosedur penngolahan data yang dikembangkan dalam suatu
organisasi dan disahkan bila diperlukan untuk memberikan data kepada manajemen
untuk dasar pengambilan keputusan dalam rangka mencapai tujuan. Data-data
tersebut diolah untuk menjadi sebuah informasi.
5)
Pokok-pokok sebuah SIM
Menurut Gordon B.Davis ( Sistem
Informasi Manajemen, hal. 15 ) Sebuah sistem informasi manajemen mengandung
elemen-elemen fisik sebagai berikut :
1. Perangkat keras komputer
2. Perangkat lunak
a) Perangkat lunak sistem umum
b) Perangkat lunak terapan umum
c) Program apikasi
3. Data base ( data yang tersimpan dalam media
penyimpanan komputer )
4. Prosedur
5. Petugas pengoperasian
6)
Tinjauan Tentang Sistem Informasi Manajemen
Sistem
informasi manajemen dapat dijelaskan dengan memberikan penjelasan yang
didasarkan pada tiga macam tinjauan yaitu berdasarkan komponen fisik, fungsi
pengolahan, dan fungsi keluaran. Berdasarkan komponen fisik penyusunnya, Sistem
Informasi Manajemen dapat terdiri atas komponen:
a)
Perangkat keras (hard ware)
b)
Perangkat lunak (soft ware)
c)
Berkas (file)
d)
Procedure (prosedur)
e)
Manusia (brain ware)
Hubungan
kelima komponen ini dapat dilihat pada gambar berikut ini :
Sistem
Informasi Manajemen mempunyai tugas utama melakukan transformasi
data
menjadi informasi. Hal ini berarti Sistem Informasi Manajemen bertugas
menerima
data masukan, mengolah data masukan,dan menghasilkan keluaran
berupa
informasi.
Berdasarkan
fungsi pengolahan Sistem Informasi Manajemen terdiri atas:
a)
Mengolah transaksi
b)
Memelihara file historis
c)
Menghasilkan keluaran
d)
Interaksi user-pengolah
Berdasarkan
fungsi keluaran, Sistem Informasi Manajemen dapat menghasilkan keluaran
berikut:
a)
Dokumen transaksi
b)
Laporan terjadwal/rutin
c)
Jawaban atas pertanyaan terjadwal
d)
Laporan tidak terjadwal
e)
Jawaban atas pertanyaan tidak terjadwal
f)
Dialog user-machine
7)
Unsur Pengolahan Data
Pengolahan
data adalah serangkaian operasi atas informasi yang direncanakan guna mencapai
tujuan. Proses pengolahan data dapat meliputi sebagian atau seluruh unsur
pengolahan data berikut:
(1)
Pengumpulan data ( data capturing)
(2)
Pembacaan (reading)
(3)
Pemeriksaan (verifying)
(4)
Perekaman (recording)
(5)
Penggolongan (classifying)
(6)
Pengurutan (sorting)
(7)
Peringkasan (sumarizing)
(8)
Perhitungan (calculating)
(9)
Perbandingan (comparing)
(10)
Pemindahan (transmiting)
(11)
Penampilan kembali (retrieving)
(12)
Penggandaan (reproduction)
(13)
Penyebarluasan (distribution)
8)
Unsur Penting agar SIM Efektif
Agar
Sistem Informasi Manajemen dalam suatu organisasi dapat beroperasi secara
efektif, maka perlu diperhatikan tentang beberapa unsur penting berikut:
a)
Data yang dibutuhkan
b)
Kapan data dibutuhkan
c)
Siapa yang membutuhkan
d)
Dimana data dibutuhkan
e)
Dalam bentuk apa data dibutuhkan
f)
Prioritas yang diberikan dari bermacam data
g)
Prosedur/mekanisme yang digunakan untuk memproses data
h)
Bagaimana pengaturan umpan balik
9)
CBIS ( Computer Based Information System )
Fundamental Komputer Sesuai dengan
perkembangan teknologi informasi dan komputer, maka Sistem Informasi Manajemen
yang dikembangkan pada saat ini hampir semuanya telah memanfaatkan teknologi
komputer sebagai pemegang peran utama dalam pengolahan data. Keadaan seperti
ini dikenal dengan istilah Computer Based Information System/CBIS. Terdapat
empat generasi bahasa (4 generation language/4GL)dalam CBIS yaitu:
a)
Bahasa mesin (machine language)
b)
Bahasa rakitan (assembly language)
c)
Bahasa pemrograman (programming language)
d)
Bahasa Query (query language)
10.)
Kecenderungan menuju End-User Computing
Kecenderungan adalah meningkatnya minat pemakai dalam
mengembangkan aplikasi komputer mereka sendiri. Nama yang diberikan untuk
situasi ini adalah end-user Computing. End user sinonim dengan pemakai;
menggunakan produk akhir suatu sistem berbasis komputer. Jadi, End User
Computing ( EUC ) adalah pengembangan seluruh atau sebagian sistem berbasis
komputer oleh para pemakai.
Apa yang mendorong End-user
Computing?
End-user
computing berkembang karena pengaruh utama :
1. Meningkatnya pengetahuan tentang komputer
2. Antrian jasa informasi
3. Perangkat keras yang murah
4. Perangkat lunak jadi
Gabungan
keempat pengaruh ini merupakan penyebab meluasnya end-user computing.
D. PERANAN SIM DALAM KEGIATAN MANAJEMEN
Aplikasi
SIM dikembangkan untuk melayani kebutuhan-kebutuhan informasi setiap unit
fungsional pada semua tingkatan kegiatan manajemen. Isi informasi yang dibutuhkan tergantung pada fungsi
masing-masing unit fungsional yang ada. Sedangkan ciri informasi yang
dibutuhkan tergantung pada jenis pembuatan keputusan yang mempunyai perbedaan
tergantung pada tingkatan kegiatan manajemen. Dengan demikian suatu SIM harus
mampu memberikan dukungan pada proses-proses perencanaan, pengendalian, dan
pengambilan keputusan.
1)
Dukungan SIM pada Proses Perencanaan
Proses
perencanaan akan memerlukan suatu model perencanaan, data masukan,dan
manipulasi model untuk menghasilkan keluaran berupa suatu rencana Dukungan SIM
pada proses perencanaan. Kebutuhan
Dukungan Sistem Informasi Model perencanaan,Dukungan analitik dalam
pengembangan struktur dan persamaan model. Data historis untuk analisis
hubungan, perkiraan dan perencanaan Suatu penggerak model perencanaan untuk
dijalankan pada suatu komputer. Teknik analisis data historis yang dapat
digunakan untuk proses perencanaan,antara lain:
a)
Teknik kecenderungan waktu atau tingkat pertumbuhan
b)
Teknik penghalusan data
c)
Analisis musiman
d)
Analisis korelasi
e)
Analisis korelasi secara otomatis (auto correlaton analysis)
f)
Analisis penyebaran
2)
Dukungan Sistem Informasi pada Proses Pengendalian
Pengendalian
terdiri atas kegiatan-kegiatan yang memungkinkan dilaksanakan sesuai dengan
rencana yang telah ditetapkan. pengendalian diperlukan suatu ukuran prestasi
yang didasarkan pada pengalaman manusia. Prestasi dinyatakan menurut ukuran
sebagai berikut:
a)
Unit masukan
b)
Kegiatan
c)
Keluaran yang dihasilkan
Dukungan
SIM pada proses pengendalian adalah dimulai dengan model
perencanaan.
Dukungan yang diberikan mencakup hal-hal sebagai berikut:
a)
Analisis perbedaan prestasi dengan standar prestasi
b)
Analisis lain yang membantu dalam pemahaman perbedaan
c)
Arah tindakan yang akan memperbaiki prestasi pada masa mendatang
Dukungan
lain dari SIM dalam proses pengendalian adalah monitor yang terus
menerus
dari prestasi, bukan hanya pelaporan periodik saja.
E. Kemampuan Utama Sistem Informasi
1.
Melaksanakan komputasi numerik, bervolume besar dan dengan kecepatan tinggi.
2.
Menyediakan kominukasi dalam organisasi atau antar organisasi yang murah.
3.
Menyimpan informasi dalam jumlah yang sangat besar dalam ruang yang kecil
tetapi mudah diakses.
4.
Memungkinkan pengaksesan informasi yang sangat banyak diseluruh dunia dengan
cepat dan murah.
5.
Meningkatkan efektifitas dan efisiensi orang-orang yang bekerja dalam kelompok
dalam suatu tempat atau beberapa lokasi.
6.
Mengotomatisasikan proses-proses bisnis dan tugas-tugas yang dikerjakan secara
manual.
7.
Mempercepat pengetikan dan penyuntingan.
8.
Pembiayaan yang lebih murah daripada pengerjaan secara manual.
F. CONTOH PENERAPAN SISTEM
INFORMASI MANAJEMEN DALAM PERUSAHAAN RITEL PT.XXX
Perusahaan
ini bergerak dibidang Ritel,dimana didalamnya memberikan pelayanan berupa sandang,pangan
dan juga pelayanan kebutuhan lainnya. Dalam menjalankan kegiatan perusahaan,
setiap orang melakukan tugasnya masing-masing sesuai dengan divisi dan jobdesk
nya. Dimana setiap individu diberi akses untuk masuk kedalam suatu sistem yang
menggunakan nama user dan password untuk setiap individu.
Penggunaan
sistem informasi manajemen setiap divisi itu berbeda,contoh nya pada departemen
HRD. Pada HRD dept sistem yang dipakai yaitu APHRIS,dimana setiap pegawai HR
diberi password dan username untuk menjalankan sistem tersebut untuk mengolah
data karyawan,seperti mengetahui sisa cuti,pegawai resign,absensi,dll.
G. HAMBATAN DAN TANTANGAN
Dalam
menjalankan Sistem Informasi Manajemen yang dimiliki oleh perusahaan PT XXX,
ada beberapa hambatan yang dihadapi,seperti adanya pembatasan wewenang dalam
mengakses sistem informasi hal ini untuk menghindari adanya perubahan data yang
dilakukan oleh pihak yang tidak berwenang diluar HR dept. Adapun tantangan yang
harus dilakukan HR dept yaitu bagaimana HR dept mengolah data absen semua
karyawan dengan sistem informasi manajemen tersebut.
KESIMPULAN
Sistem
informasi manajemen adalah suatu kelompok orang, seperangkat pedoman dan
petunjuk, peralatan pengolah data ( seperangkat elemen ) memilih, menyimpan,
mengolah dan mengambil kembali data ( mengoperasikan data dan barang ) untuk
mengurangi ketidakpastian pada pengambilan keputusan ( mencari tujuan bersama )
dengan menghasilkan informasi untuk manajer pada waktu mereka dapat
menggunakannya dengan paling efisian ( menghasilkan informasi menurut waktu
rujukan ).
Aplikasi
SIM dikembangkan untuk melayani kebutuhan-kebutuhan informasi setiap unit
fungsional pada semua tingkatan kegiatan manajemen. Sistem dapat dijelaskan dengan sederhana sebagai
seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan lainnya untuk suatu tujuan
bersama.
DAFTAR
PUSTAKA
Putra,Y.M.(2018).Pengantar
Sistem Informasi. Modul Kuliah Sistem
Informasi Manajemen. FEB-Universitas Mercubuana: Jakarta
alkaaz,mooza.(2013).
Makalah Sistem informasi
http://mooza-alkaz.blogspot.com/2013/01/makalah-sistem-informasi.html
http://sisteminformasimanajemensim.blogspot.com/p/kajian-teori.html
http://astrid-nurpermatasari.blogspot.com/2011/12/kemampuan-utama-sistem-informasi.html
Komentar
Posting Komentar